Skip to main content

Posts

Ketika Orang Malaysia Bertemu Orang Indonesia

Memiliki keluarga yang berasal dari daerah yang berbeda, yang tinggal di provinsi berbeda atau ia tinggal di negara yang berbeda memang cukup menyenangkan. Apa lagi bagi para traveler, hal ini baginya dapat meminimalisir budget penginapan. hehehehe.  Namun kali ini saya tidak ingin membahas mengenai jalan-jalan. Tetapi saya ingin membahas mengenai karakter dan budaya yang berbeda, dari setiap orang yang kita kenal, dan ia tinggal di tempat yang berbeda dengan kita.  Mungkin akan menyenangkan, karena kita dapat saling berbagi pikiran mengenai karakter dari orang-orang yang ada di lingkungan sekitar kita. Selain itu, kita pun mampu menceritakan mengenai lingkungan tempat tinggal kita, kepada kerabat kita itu. Seperti yang terjadi semalam, antara gua, sahabat gua, dan keluarga gua dari Malaysia.  Dua hari yang lalu, gua kedatangan keluarga dari Malaysia. Keluarga gua itu, memang sudah cukup lama tinggal di Malaysia dan telah berganti kewarganegaraan menjadi warg...

Ini Dia, Tiga Bumbu Asli Indonesia

Indonesia memiliki kekayaan yang besar dalam bidang kuliner. Kekayaan tersebut terlihat dari banyaknya jumlah masakan asli Indonesia di setiap provinsi yang terdapat di Indonesia. Satu provinsi bahkan bisa memiliki lebih dari 10 kuliner khas yang berbeda-beda. Kekayaan tersebut harus diperkenalkan kepada dunia. Untuk memperkenalkan masakan asli Indonesia, pakar kuliner Sisca Soewitomo mengatakan caranya adalah dengan membuat panduan mengenai cara masak makanan Indonesia yang mudah. "Orang itu, kalau belum lihat pasti belum tahu. Jadi caranya (memperkenalkan) buatlah produk yang belum pernah mereka cicipi," tutur Sisca, beberapa waktu lalu. Indonesia dinilainya hanya memiliki tiga bumbu masak. Ketiga bumbu tersebut yaitu, bumbu merah, bumbu putih, dan bumbu kuning. Bumbu tersebut menjadi ciri khas dari setiap kuliner Indonesia. "Bumbu merah merupakan campuran antara cabai merah besar, bawang merah, dan bawang putih," lanjut Sisca. Bila ingin lebih pedas maka dita...

Tips Plessiran Globetrotter Ala VJ Daniel

Bagi para penyuka   traveling   pasti lebih memilih ala backpacker untuk mensiasati liburan dengan budget minim. Selain biaya minim,   traveling   ala backpacker atau biasa disebut juga dengan globetrotter memiliki tantangan dan pengalaman tersendiri yang tak akan terlupakan. VJ Daniel Mananta mengatakan, globetrotter adalah orang-orang yang traveling tidak hanya merasakan, dan melihat apa yang ada di tempat tujuannya. Tetapi mereka ingin mencari pengalaman dari segala sesuatu yang cuma ada didaerah itu. Misal, ingin mencoba makanan atau transportasi umumnya. Menurut Daniel, jika ingin globetrotter memang tak bisa dipersiapkan di waktu-waktu dekat, semuanya harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Misal direncanakan satu tahun sebelumnya.   "Untuk dapat tiket murah saja tidak bisa setiap hari," tutur Daniel, saat ditemui   ROL   di sela-sela peluncuran paket wisata, salah satu agen perjalanan di Indonesia. Daniel menambahkan, bila hanya memilik...

Inacraft, Dari Batu Akik Hingga Barang Antik

Pameran International Handicraft Trade Fair (Inaraft) 2015 memang dimanfaatkan oleh berbagai UMKM untuk menjajakan produk-produk mereka. Inacraft yang telah 17 kali diselenggarakan memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi produsen maupun konsumen. Berbagai kerajinan pun dihadirkan di pameran ini. Salah satu produk yang tak mau kalah bersaing dengan kerajinan tangan lainnya adalah batu akik. Cukup mudah untuk menemukan stand batu akik, yang hampir disetiap sudut selalu terlihat. Meskipun sama, namun setiap stand berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Seperti halnya salah satu stand asal Kalimantan. Di stand ini dijual berbagai jenis batu akik untuk cincin dari Kalimantan dengan harga yang cukup menarik, yaitu mulai dari 1 juta rupiah hingga 12 juta rupiah. Selain batu akik, stand ini juga menjual batu marmer kecubung yang memiliki diameter 100 cm x 40 cm dengan warna ungu didalamnya dengan harga yang cukup fantastis yaitu 450 juta rupiah. Harga ini sama dengan har...

Menyambut Tahun Baru, Capai impian-Mu

Tahun 2016 sudah berjalan. Mungkin sebagian besar dari kita sudah memiliki rencana, cita-cita, dan impian-impian dalam menyambut tahun 2016. Yah, rencana-rencana tersebut memang hanya kita sendiri yang mengetahuinya. Begitupun saya, tahun ini menjadi tahun yang akan saya tunggu untuk mencapai sebuah cita-cita yang sudah ditunggu-tunggu oleh saya, keluarga, dan juga teman-teman. Mungkin cita-cita tersebut menjadi satu impian bagi setiap anak untuk memberikan  kebahagiaan, dan kebanggaan kepada orang tuanya. Pada tahun 2016 saya akan menghadapi sidang skripsi dan lulus menjadi seorang sarjana. Itulah yang saya dan orang-orang terdekat dambakan sejak saya memulai duduk di bangku kuliah. Memang, di era saat ini gelar tidaklah menjadi suatu hal yang amat sangat penting bagi setiap orang yang lulus. Karena belum tentu dengan gelar tersebut kita akan dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Karena di zaman edan begini, setiap perusahaan selalu mengharapkan para pekerja bukan sekedar...

Satu-satunya di Indonesia, Museum Layang-layang

Setiap orang pasti tahu layang-layang, benda yang terbuat dari kertas atau plastik ini biasa menjadi hiburan masyarakat di Indonesia. Bahkan permainan layang-layang tidak mengenal golongan, siapapun, umumnya laki-laki menyukai permainan ini. Tua ataupun muda. Layang-layang, permainan yang biasa dimainkan dengan cara diadu di udara ini telah lama primadona masyarakat. Mungkin, hampir seluruh laki-laki dewasa Indonesia bahkan, beberapa anak perempuan pernah memainkan layang-layang di masa muda atau disaat kanak-kanak. Layang-layang bagi anak-anak mungkin permainan murah, dengan uang kurang dari lima ribu rupiah pun mereka telah memperoleh benda yang satu ini. Bermain layang-layang mungkin memiliki arti tersendiri bagi mereka yang merasakannya. Dimasa kanak-kanak, bilamana uang jajan kita telah habis, dan ingin bermain layang-layang, pasti kita akan menunggu layang-layang yang sedang beradu di udara, layang-layang yang kalah aduan akan putus, dan terbang bebas. Anak-anak ...

Pemilu RW lebih diminati Warga Dibandingkan Pemilu

Suasana Saat Pencoblosan Pemilihan Ketua RW Pemilihan Umum (Pemilu) selalu menjadi pesta terbesar di Negara demokrasi. Hal itupun berlaku di Indonesia, yang baru saja menggelar pesta akbar demokrasi tersebut. Mengapa? Dalam Pemilu, Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selalu disambut sangat antusian oleh masyarakat. Apalagi oleh para pesertanya.. Namun antusias masyarakat akan menurun bilamana para kandidat bukan-lah orang-orang yang mereka kenal. Karena Para peserta pemilu biasanya berasal dari kalangan Partai Politik, jarang ada masyarakat yang menggunakan hak pilihnya karena mereka kenal dengan kandidat. Tapi, mereka memilih karena Partai yang mereka sukai. Hehe Terkadang saat Pemilu banyak masyarakat yang Golput. Hal ini terlihat dari sepinya tiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) maupun dari persentase jumlah pemilih yang tidak pernah mencapai angka 80%. Seperti  yang dilansir Komisi Pemilihan Umum (KP...