Skip to main content

Kunjungan k redaksi Okezone.com


Sembilan Mahasiswa Belajar Jurnalistik Di Kantor Okezone.com

Kunjungan yang dilakukan oleh Sembilan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurnalistik (HIMAJUR) Institut Ilmu Sosial & Ilmu Politik (IISIP) Jakarta ke kantor Redaksi okezone.com di Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat untuk melakukan pelatihan Jurnalistik dan melihat langsung redaksi okezone bekerja.
Dalam kunjungan tersebut di kenalkan sejarah berdirinya okezone yang awal mulanya terdiri hanya 25 orang yang harus mengurusi tujuh kanal dalam website. “okezone seperti mall, yang apa orang cari itu ada” ujar Fetra Redaktur Pelaksana Okezone.com.  d terangkan juga mengenai okezone.com berada pada posisi kedua di indonesia media online yang paling banyak dikunjungi.
Pada kesempatan ini di jelaskan mengenai karakter media onlne harus lah breaking news, realtime, dan running news.  “Menjadi reporter online harus memiliki kecepatan dan ketepatan yang diperoleh dari pengalaman” ujar Rani salah satu redaktur pelaksana okezone.
Rani menjelaskan menggabungkan semua lini media menjadi satu titik, inilah yang di sebut dengan convergence media karena perkembangan teknologi yang sangat cepat dan seorang wartawan harus dapat menggunakan teknologi yang berkembang.
Seorang jurnalis media online di wajibkan untuk menjadi kreatif dal mengambil celah. Di jelaskan juga oleh Rani mengenai akurasi, keingintahuan, dan realibility yang harus ada pad ajiwa seorang wartawan. Ia juga berimbuh menjadi warawan tidak boleh cengeng, harus siap mental dan fisik dan harus siap di letakkan pada channel  apa pun.  

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Peringatan Gambar Seram Rokok

Sejak 24 Juni 2014 Pemerintah mewajibkan seluruh produsen rokok memberi peringatan bergambar seram pada bungkus rokok. Aturan tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah  Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan dan Permenkes nomor  28/2013 Tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau, industri rokok wajib memberikan peringatan kesehatan bergambar (pictorial health warning) sejak 24 Juni 2014. Peringatan itu memang sejatinya perlu dilakukan untuk menggurangi jumlah pengkonsumsi rokok di Tanah Air. Namun, pertanyaannya seberapa efektif-kah peraturan ini?. Sebelumnya, setiap bungkus rokok terdapat tulisan mengenai penyakit yang akan dialami oleh perokok aktif, bila terlalu banyak mengkonsumsi. Tetapi, tulisan tersebut tak mampu menggurangi pengkonsumsi rokok. Peraturan ini dibuat karena tingginya masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi rokok....

Mulailah Menulis !!!!

Sudah cukup lama tidak menulis. Maksudnya menulis sebuah artikel-artikel, atau pengalaman yang telah dilakukan atau sebuah berita.hehehe.. Sebelumnya Ane sempet bekerja menjadi seorang wartawan, jadi setiap hari pasti dilalui dengan kata-kata atau huruf-huruf.. padahal Ane punya blog, tapi sayang tidak terlalu Ane manfaatin untuk melatih menulis. karena memang sifat dasar manusia yaitu, 'Malas' ... Maklumlah, hal tersebut harus Ane lakukan karena ane kuliah di jurusan jurnalistik. Wajar dong kalo harus pinter nulis.. Sebenarnya menulis menurut beberapa pandangan orang merupakan sesuatu yang mudah, dan menyenangkan. Tapi, ada juga yang beranggapan bahwa  menulis merupakan pekerjaan yang sulit. Kesulitan sih biasa timbul akibat kitanya saja yang bingung ingin memulai dari mana. Hal ini sebenarnya tidak hanya terjadi jika ingin menulis, tapi diseluruh aspek kehidupan. Seperti ingin memulai sebuah usaha, ataupun sesuatu yang lain.. Sudahlah, bukan maksud meng...

Nandak Ganjen: Banyak Yang Gedek Banyak Yang Suka

Bang Atien Kisam “Buah Cempedak, Buah Durian. Sambil Nandak Cari Perhatian.” Penggalan pantun tersebut menjadi awal pembuka culture discussion yang diselenggarakan oleh Divisi EO Sobat Budaya Jakarta (SBJ). Culture Discussion kali ini mengangkat tema “Mempertahankan Budaya Betawi, Tarian Nandak Ganjen” dengan pembicara yang merupakan pencipta tarian Nandak Ganjen itu sendiri, Atien Kisam. Pasti kita langsung bertanya-tanya apa itu tarian Nandak Ganjen. Dari kata-katanya aja, sepertinya tarian ini agak gimana gitu. Sebenarnya, tarian ini diciptakan untuk menggambarkan gadis-gadis ABG Betawi yang beranjak dewasa.  Yah, karena anak-anak SMA kan kalau kata orang Betawi mereka itu genit, centil maka orang Betawi nyebutnya “Ganjen.” Jadi deh tarian tersebut dinamain Nandak Ganjen. Foto : viva.co.id Ternyata menurut si empunya tuh tarian, Nandak Ganjen sangat disukai oleh anak-anak mulai dari  TK  hingga mahasiswa.  “Meskipun tarian Nandak banyak yang g...