Skip to main content

Belajar akuntansi cuma-cuma

Pelatihan akuntansi yang di adakan oleh karang taruna tunas karya mandiri perumahan Pura Bojonggede RW-17, pada minggu (3/2/2013) diikuti 12 anggota. pelatihan bertujuan agar para anggota mengerti mengenai pembukuan, karena sebagian mereka ingin bekerja menjadi pegawai kantoran.

Materi akuntansi di sampaikan Abdulrahman Al Aziz (20), yang juga wakil Ketua Karang taruna. Pelatihan berjalan sangat menarik dengan membahas menenai pajak serta penghitungan bunga. Para anggota sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan kepada pemateri.
"Materinya menyenangkan, gua suka. semoga pelatihan ini terus maju", ujar Yuke (14), salah satu anggota yang mengikuti pelatihan tersebut. "dalam jurusan gua Pemasaran, Akuntansi sangat penting sehingga gua harus mempelajarinya" jelas Indra (16).

Menurut Aziz, suka tidak suka, mau tidak mau para anggota harus menyukai pelatihan-pelatihan yang diberikan. Bila ada anggota yang tidak mengikuti pelatihan akan d kenakan sangsi. Pelatihan di adakan tiga kali dalam satu bulan, dan tidak hanya akuntansi, seperti MC, teater, serta broadcasting.

"Pelatihan bertujuan mempererat silahturahmi para anggota, yang belum kenal menjadi kenal, yang hanya sekedar kenal menjadi lebih akrab", tambah Aziz. Ia menjelaskan bahwa pelatihan yan diadakan tidak di pungut biaya sepersen-pun. Dalam forum ini tidak memandang umur, jabatan siapapun boleh mengikuti pelatihan ini. yang terpenting menghargai satu sama lain.


Ia berharap para anggota lebih menghargai materi yang disampaikan oleh mentor, tidak ada lagi forum dalam forum seperti para anggota yang mengobrol di saat pemateri sedang menerangkan. Karena materi yang disampaikan penting untuk para anggota dimasa mendatang.

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Peringatan Gambar Seram Rokok

Sejak 24 Juni 2014 Pemerintah mewajibkan seluruh produsen rokok memberi peringatan bergambar seram pada bungkus rokok. Aturan tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah  Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan dan Permenkes nomor  28/2013 Tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau, industri rokok wajib memberikan peringatan kesehatan bergambar (pictorial health warning) sejak 24 Juni 2014. Peringatan itu memang sejatinya perlu dilakukan untuk menggurangi jumlah pengkonsumsi rokok di Tanah Air. Namun, pertanyaannya seberapa efektif-kah peraturan ini?. Sebelumnya, setiap bungkus rokok terdapat tulisan mengenai penyakit yang akan dialami oleh perokok aktif, bila terlalu banyak mengkonsumsi. Tetapi, tulisan tersebut tak mampu menggurangi pengkonsumsi rokok. Peraturan ini dibuat karena tingginya masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi rokok....

Mulailah Menulis !!!!

Sudah cukup lama tidak menulis. Maksudnya menulis sebuah artikel-artikel, atau pengalaman yang telah dilakukan atau sebuah berita.hehehe.. Sebelumnya Ane sempet bekerja menjadi seorang wartawan, jadi setiap hari pasti dilalui dengan kata-kata atau huruf-huruf.. padahal Ane punya blog, tapi sayang tidak terlalu Ane manfaatin untuk melatih menulis. karena memang sifat dasar manusia yaitu, 'Malas' ... Maklumlah, hal tersebut harus Ane lakukan karena ane kuliah di jurusan jurnalistik. Wajar dong kalo harus pinter nulis.. Sebenarnya menulis menurut beberapa pandangan orang merupakan sesuatu yang mudah, dan menyenangkan. Tapi, ada juga yang beranggapan bahwa  menulis merupakan pekerjaan yang sulit. Kesulitan sih biasa timbul akibat kitanya saja yang bingung ingin memulai dari mana. Hal ini sebenarnya tidak hanya terjadi jika ingin menulis, tapi diseluruh aspek kehidupan. Seperti ingin memulai sebuah usaha, ataupun sesuatu yang lain.. Sudahlah, bukan maksud meng...

Nandak Ganjen: Banyak Yang Gedek Banyak Yang Suka

Bang Atien Kisam “Buah Cempedak, Buah Durian. Sambil Nandak Cari Perhatian.” Penggalan pantun tersebut menjadi awal pembuka culture discussion yang diselenggarakan oleh Divisi EO Sobat Budaya Jakarta (SBJ). Culture Discussion kali ini mengangkat tema “Mempertahankan Budaya Betawi, Tarian Nandak Ganjen” dengan pembicara yang merupakan pencipta tarian Nandak Ganjen itu sendiri, Atien Kisam. Pasti kita langsung bertanya-tanya apa itu tarian Nandak Ganjen. Dari kata-katanya aja, sepertinya tarian ini agak gimana gitu. Sebenarnya, tarian ini diciptakan untuk menggambarkan gadis-gadis ABG Betawi yang beranjak dewasa.  Yah, karena anak-anak SMA kan kalau kata orang Betawi mereka itu genit, centil maka orang Betawi nyebutnya “Ganjen.” Jadi deh tarian tersebut dinamain Nandak Ganjen. Foto : viva.co.id Ternyata menurut si empunya tuh tarian, Nandak Ganjen sangat disukai oleh anak-anak mulai dari  TK  hingga mahasiswa.  “Meskipun tarian Nandak banyak yang g...